Vegan Lebih Beresiko Terkena Stroke
Kesehatan

Hasil Test Mengejutkan, Vegan Lebih Beresiko Terkena Stroke

Hasil Test Mengejutkan, Vegan Lebih Beresiko Terkena Stroke

Vegetarian dan vegan mengikuti pola makan tanpa daging yang biasanya dikaitkan dengan kesehatan jantung yang lebih baik. Namun penelitian baru menyatakan, mereka sebenarnya memiliki risiko lebih tinggi terkena stroke daripada pemakan daging.

“Sangat penting untuk menekankan bahwa kita telah melihat dua hasil di sini. Semakin rendah risiko penyakit jantung, semakin besar risiko stroke,” kata rekan penulis studi Tammy Tong, yang dikutip oleh Time, Jumat (6/8),

Makalah yang diterbitkan di BMJ, menemukan sedikit peningkatan risiko stroke. Sementara temuan dalam penelitian lain menunjukkan bahwa vegetarian dan vegan mungkin memiliki risiko penyakit jantung yang lebih rendah daripada pemakan daging.

Berdasarkan data tersebut, para peneliti memperkirakan diet vegetarian dikaitkan dengan 10 kasus penyakit jantung yang lebih sedikit per 1.000 orang selama 10 tahun, dengan tiga stroke dalam populasi yang sama. Melalui hasil ini, menghindari penyakit jantung lebih dirasakan daripada orang yang terkena stroke.

Untuk mencapai temuan itu, Tong dan rekan-rekannya mengumpulkan data makanan, kesehatan, dan demografi dari sekitar 48.000 orang dewasa di Amerika Serikat tanpa riwayat masalah jantung. Sekitar 24.400 dari mereka makan daging dan 7.500 dari mereka makan ikan.

Orang-orang yang tersisa dalam populasi adalah vegetarian atau vegan, yang dikelompokkan bersama untuk tujuan penelitian. Para peneliti memonitor individu-individu ini selama sekitar 18 tahun, meminta mereka untuk menyelesaikan survei diet terperinci lainnya menjelang akhir penelitian.

Selama hampir dua dekade masa tindak lanjut, sekitar 2.800 orang menderita penyakit jantung dan sekitar 1.100 menderita stroke. Sekitar 96 persen orang yang memulai studi makan daging masih melakukannya dengan kuesioner diet kedua, sementara 73 persen vegetarian masih mengikuti diet vegetarian atau vegan.

Setelah menyesuaikan dengan faktor-faktor seperti gaya hidup dan karakteristik demografi, para peneliti menemukan, tingkat stroke adalah 20 persen lebih tinggi di antara orang-orang yang memulai atau mengakhiri penelitian sebagai vegetarian dibandingkan dengan pemakan daging. Namun, ada tingkat penyakit jantung 13 persen lebih rendah di antara vegetarian dan pemakan ikan dibandingkan dengan mereka yang makan daging.

Pahami Gejala dan Serangan Penyakit Stroke

“Stroke adalah peristiwa yang jauh lebih jarang daripada penyakit jantung,” kata ahli epidemiologi gizi di Departemen Kesehatan Populasi Kesehatan di Nuffield University, Nuffield.

Hasil tentang stroke mungkin mengejutkan, mengingat penelitian bertahun-tahun telah mendorong orang untuk membatasi konsumsi daging, terutama varietas merah dan olahan. Sebuah studi baru-baru ini, misalnya, menemukan manfaat kesehatan jantung yang terkait dengan pola makan nabati dan risiko kesehatan yang terkait dengan mengonsumsi banyak daging.

Tapi, penelitian Tong bukanlah studi pertama yang menemukan peningkatan tingkat stroke di kalangan vegetarian dan vegan. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kadar kolesterol rendah yang sama melindungi orang dari penyakit jantung dapat menempatkan Anda pada risiko stroke yang lebih besar.

Makalah lain menyatakan kekurangan gizi umum terjadi pada orang yang tidak makan daging, seperti rendahnya tingkat vitamin B12, vitamin D, asam amino, dan asam lemak. Tong mengatakan, kekurangan nutrisi ini bisa membuat risiko stroke lebih besar.

One Reply to “Hasil Test Mengejutkan, Vegan Lebih Beresiko Terkena Stroke

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *