Punya Gigi Ompong Bisa Membuat Kita Mudah Pikun
Kesehatan

Punya Gigi Ompong Bisa Membuat Kita Mudah Pikun!

Punya gigi ompong bisa membuat kita mudah pikun!

Sakit gigi rupanya tidak bisa diremehkan. Penanganan yang salah bisa berakibat fatal, salah satunya mudah dilupakan atau penyakit pikun. Biasanya, dokter gigi tidak mengijinkan agar gigi berlubang segera dicabut dan membuat gigi menjadi ompong. Bukan tanpa alasan, rupanya ada hubungan antara aktivitas mengunyah dengan volume otak.

“Pada gigi pengunyahan normal, volume otak dapat diperbandingkan dengan mereka yang melepaskan gigi. Koneksi klinis orang menjadi mudah pikun atau demensia,” kata Ketua Implant Indonesia Dental Interest Association (IPKGI) Dr. Rudi Wigianto di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Rudi juga meminta pemiliknya untuk segera memakai virus agar mengunyah menjadi normal dan terhindar dari risiko demensia.

“Jadi orang-orang segera kehilangan karena pengunyahan normal. Mengutip penelitian oleh dokter di Jepang yang melihat atau memeriksa tengkorak yang giginya lengkap dengan yang tidak lengkap dengan volume otak yang ada.

Berkaca PADA Suami Temuan, KDGI Dan Arra Yayasan MENYEDIAKAN Palsu ditunjukan kepada Penduduk Pulau Rinca. Mereka melihat banyak orang yang memilih untuk mencabut mereka yang merawatnya dengan menambal kompilasi mereka menemukan berlubang.

“Jadi kita punya petualangan di Pulau Rinca karena faktanya ada banyak (gigi) yang hilang,” jelas koordinator kegiatan baksos di Pulau Rinca.

Dia juga mengimbau orang yang memiliki hak untuk segera menginstal implan atau palsu. Jangan sampai ada yang hilang.

“Segera pergi ke dokter dan memperbaiki fungsi pengunyahan karena itu mempengaruhi fungsi otak,” jelas Rudi.

Rata-rata Orang Indonesia Memiliki 7 Gigi Bermasalah

Ada idiom populer di Indonesia yang lebih baik daripada sakit. Sementara sakit memang membuat aktivitas tidak nyaman hingga makan tidak enak. Mayoritas sangat sakit oleh gigi berlubang. Padahal, indeks penyakit dan mulut di Indonesia juga tinggi.

“Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) yang diselenggarakan oleh Departemen Kesehatan menunjukkan pada tahun 2007 keparahan DMF dan mulut Indonesia (Pembusukan, Hilang, Mengisi) adalah 5,6, yang berarti setiap negara negara Indonesia memperbolehkan perubahan 5-6. Menjadi 4, 6 berarti ada perbaikan, “kata Dewan Eksekutif PDGI, Dr. drg RM Sri Hananto Seno, saat membuka Seminar Lonto Leok Kedokteran Gigi II dan Tangan di Labuan Bajo, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Seno mengatakan bahwa dari penelitian terbaru, jumlah DMF (Decay, Missing, Filling) semakin meningkat. Dari terbaru terungkap http://www.mega368.id/ rata-rata orang Indonesia memiliki tujuh yang ‘bermasalah’.

“Pada 2018 akan menjadi 7,1, tetapi ini tidak dapat mewakili langsung karena ini, yang asli dari 2007-2013 bukan dokter tetapi petugas kesehatan sehingga mereka dapat tidak dapat dipercaya. Pada 2018 ada 2,526 dokter ikut campur untuk” mencari 120 ribu blok sensus ternyata rusak seluruh Indonesia, 7,1 karies DMF, hilang, mengisi (tambalan), “jelasnya.

Baca juga: 5 Misteri Luar Angkasa Yang Masih Menjadi Pertanyaan Bagi Ilmuan

Padahal, menurut Seno, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengumumkan usia 18 tahun bebas dari karies atau gigi berlubang. Ketidakseimbangan inilah yang menjadi perhatian PDGI.

“Untuk anak kecil atau mulai usia 5-6 tahun, ada 5-9  yang rusak, ini adalah potensi stunting, cara makan yang nyaman, tentu saja jika dia sakit, dia tidak disetujui sehingga stunting menjadi besar kompilasi sakit gigi” Juga seperti itu jika sakit juga malas makan, ini adalah nutrisi anak yang rendah, itu kesehatan dan mulut sangat penting wanita hamil dan anak-anak tumbuh mereka, “jelasnya.

Seno kemudian memberikan contoh kepada warga di Flores yang menerima sakit gigi yang langsung memilih opsi pencabutan. Begitu banyak orang yang ompong.

“Area DMF ini memiliki banyak kehilangan, sakit (terus) mencabut begitu perlu penggantian gigi. Teman-teman kami, banyak dokter gigi yang melaporkan penyakit, akhirnya banyak yang ompong. Jadi kami memprogram 3 ribu gigi virus, jadi saya mengubah Proyek ke Flores. Senyum, “katanya.

Seno juga mengundang semua pihak untuk turun tangan. Selain itu, ada yang bisa diduga antara rongga dan pengerdilan di daerah perbincangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *