Waktu Miliarder Jack Ma Junjung Ide Cinta di Sekolah serta Kenaikan Upah Guru
Pendidikan

Waktu Miliarder Jack Ma Junjung Ide Cinta di Sekolah serta Kenaikan Upah Guru

Ide score IQ (Intelligent Quotient) banyak diketahui, serta tesnya telah diserahkan ke pelajar sekolah. Tetapi tahukah Anda, IQ saja nyatanya tidak cukup, sebab perlu kecerdasan emosional yang disebutkan EQ (Emotional Quotient) dalam mengakhiri satu permasalahan.

Sekarang, miliarder Jack Ma kembali memperkenalkan satu ide , yaitu Love Quotient (LQ). Ide itu diulas Jack Ma ditengah-tengah modernisasi tenaga kerja. Dia mengatakan kemampuan menyukai manusia tidak bisa diganti oleh mesin sehebat apa pun.

“Jika kamu ingin dihormati, kamu butuh mempunyai LQ – kecerdasan cinta,” tutur Jack Ma seperti diambil Quartz, Jumat (13/12/2019). Otak akan diganti oleh mesin, tapi mesin tidak bisa gantikan hatimu,” katanya pada Komunitas Pendidikan dunia di Paris waktu lalu.

Baca juga : Forbes Kembali Nobatkan Angela Merkel Jadi Wanita Paling Punya Pengaruh di Dunia

Jack Ma yang barusan pensiun jadi CEO Alibaba cemas sebab mesin berkembang dengan sangat pesatnya, dunia juga ikut beralih cepat. Tetapi, dia menyoroti pendidikan yang belum juga beralih. Baginya, permasalahan yang sangat penting malah bukan perkembangan ekonomi atau investasi, tetapi pendidikan. Oleh karena itu ada jalan keluar IQ, EQ, serta LQ versus Jack Ma.

Jack Ma juga mengutamakan jika ke-3 ide itu sama-sama terkait untuk kesuksesan. Ketiganya juga punyai peranannya semasing buat kehidupan serta profesi. “Bila kamu ingin sukses, kamu butuh mempunyai EQ yang tinggi sekali, jadi langkah untuk terkait dengan beberapa orang,” kata Jack Ma. “Bila kamu tidak mau cepat kalah, kamu butuh IQ yang bagus,” dia memberikan tambahan.

Dia juga mengatakan jika pendidikan China kurang jago dalam kerja sama. Dapat dibuktikan, China seringkali menang di persaingan olahraga perorangan, bukan team. Komunitas itu diselenggarakan oleh OECD yang meluncurkan hasil tes PISA pada tempat yang sama. Dalam tes itu, score pelajar Indonesia tertera turun di bagian matematika, membaca, serta sains.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *